Cara Budidaya Belut

0

Memilih Tempat / Lokasi Budidaya Natural Nusantara

Pembuatan kolam untuk budidaya belut dengan produk perikanan organik natural nusantara meliputi pengamatan letak lahan, pembuatan skema (gambar) konstruksi, pengerjaan pengganlian, serta pemasangan dan pembuatan bagian-bagian perlengkapan kolam seperti pintu air, saringan dan lain sebagainya. Membuat Kolam Budidaya belut yang lengkap memerlukan jenis kolam yang sesuai dengan kegiatan yang hendak dilakukan. Adapun jenis-jenis kolam yang harus ada di suatu areal budidaya belut adalah kolam penampungan induk, kolam pemijahan dan pendederan, dan kolam pembesaran belut. Ukuran kolam budidaya belut untuk semua jenis kegiatan tidak sama besarnya, yaitu :

  • Kolam penampungan induk belut,ukurannya 200 cm X 200 cm dengan kedalaman 100 cm
  • Kolam pemijahan dan pendederan belut, ukurannya 200 cm X 200 cm dengan kedalaman100 cm
  • Kolam pembesaran belut, ukurannya 500 cm X 500 cm dengan kedalaman 120 cm

Media Pemeliharaan Untuk Budidaya Belut Natural Nusantara

Setelah kolam untuk Budidaya Belut dengan Produk Organik Natural Nusantara selesai dibuat yang paling utama adalah pemberian media pemeliharaan sebelum kolam tersebut dipergunakan, yaitu media tanah sawah atau lumpur kolam yang sudah dikeringkan. Media ini nantinya akan menjadi tempat berkembang yang sangat disukai belut. Tambahkan juga ke dalamnya berupa pupuk kandang atau pupuk kompos (bisa berupa sekam/gabah padi yang sudah dibusukkan), jerami padi, dan cincangan pisang. Untuk memenuhi unsur hara makro berikan pada media tersebut pupuk urea dan pupuk NPK. Berikut ini adalah langkah persiapan pembuatan media kolam :

  • Lapisan pertama paling bawah jerami padi setinggi 40 cm. Di atas jerami tabgurkan secara merata pupuk organik NASA berupa SUPERNASA 500 gr ataupun TON 500 gr yang di campurkan dengan urea 5 kg dan NPK 5 Kg. Komposisi ini untuk kolam ukuran 500 cm X 500 cm. Apabila kolam lebih besar atau lebih kecil, perbandingan pupuk diatas dapat disesuaikan).
  • Lapisan kedua tanah/lumpur setinggi 5 cm.
  • Lapisan ketiga pupuk kandang setinggi 5 cm .
  • Lapisan keempat pupuk kompos setinggi 5 cm dan siram dengan POC NASA.
  • Lumpur kelima cincangan batang pisang setinggi 10 cm.
  • Lapisan Keenam tanah / Lumpur setinggi 15 cm.
  • Lapisan ketujuh air setinggi 10 cm.
  • Diatas air ditanami secara merat enceng gondok sampai menutupi ¾ permukaan kolam.

Setelah semua media pemeliharaan terisi dalam kolam, diamkan media pemeliharaan tersebut selama 2 (dua) minggu agar seluruh media mengalami proses fermentasi. Dan setelah 2 (dua) minggu bibit belut dapat dimasukkan ke kolam pemeliharaan tersebut.

1 2 3 4
Share.

Leave A Reply