Budidaya Melon

0

Cara Meningkatkan Hasil Panen Budidaya Melon Dengan Produk Natural Nusantara

Melon (Cucumis melo) termasuk dalam suku timun-timunan. Masih satu kerabat dengan semangka, blewah dan timun suri. Seperti halnya suku timun-timunan lain, melon tumbuh merambat tetapi tidak bisa memanjat. Bila tidak ditopang, tanaman ini akan tumbuh menjalar di atas permukaan tanah. Dalam Panduan Budidaya pertanian kali ini Agro Cafeweb Distributor Resmi Produk Natural Nusantara mengajak rekan rekan untuk melakukan Tehnik dan Cara Berbudidaya Melon Organik Dengan Produk Natural Nusantara  untuk Meningkatkan Hasil Produktifitas Pertanian.

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang bagaimana cara dan trik serta tips untuk melakukan Budidaya Melon Organik dengan Pupuk Cair Organik dan Pestisida Organik Nasa agar Bisa meningkatkan Hasil panen dari Budidaya Melon tersebut perlu kita lihat dulu kebelakang bahwa untuk melakukan budidaya apapun kita harus mengerti dan mempelajari terlebih dahulu Tehnik dan Cara melakukan Budidaya yang tepat dan benar agar hasil panen tanaman yang kita budidayakan bisa meningkat. Dan untuk Cara budidaya sudah Agro Cafeweb bahas dengan detail dan lengkap seperti Panduan dan Cara Budidaya Pepaya.

Tempat ideal untuk budidaya melon organik natural nusantara berada pada kisaran ketinggian 250-700 meter dpl. Bila ketinggian kurang dari 250 meter, tanaman melon cenderung menghasilkan buah yang kecil. Sedangkan di dataran tinggi dengan suhu dibawah 18oC, tanaman ini sulit untuk berkembang.

Tanaman melon menghendaki tingkat kelembaban udara 50-70%. Suhu rata-rata yang cocok untuk budidaya melon organik dengan menggunakan pupuk cair organik dan pestisida organik dari Natural Nusantara berkisar 25-30oC dengan curah hujan 1500-2500 mm/tahun. Kualitas buah melon akan semakin baik apabila terdapat perbedaan suhu siang dan malam cukup signifikan.

Jenis Buah Melon untuk Budidaya Organik Natural Nusantara

Cara Budidaya MelonJenis buah melon sangat beragam. Namun hanya 3 kultivar yang populer dibudidayakan, yakni reticalatus, inodorus dan cantalupensis.

Reticalatus. Jenis melon ini merupakan kultivar paling populer. Bentuknya membulat dengan kulit buah berwarna hijau dan teksturnya berjala, seperti terlapisi jaring. Daging buah berwarna hijau muda hingga oranye.

Inodorus. Jenis ini memiliki kulit buah yang mulus tidak berjala. Bentuknya membulat hingga lonjong. Warna kulit buah kuning hingga kuning pucat kehijauan. Warna dagingnya ada yang hijau, oranye hingga putih. Daging buah tidak beraroma.

Cantalupensis. Jenis ini memiliki kulit buah yang bergelombang seperti labu, atau disebut berjuring. Daging buah berwarna kuning atau oranye, aromanya sangat kuat. Blewah termasuk dalam jenis ini.

Syarat Tumbuh Budidaya Melon Organik Natural Nusantara

Untuk melakukan Budidaya Melon Organik dengan Pupuk Organik Cair maupun Pupuk Organik Padat serta Pestisida Organik agar hasil panen meningkat sebelum melakukan budidaya melon perlu kita ketahui bersama Syarat Tumbuh dari tanaman melon itu sendiri yaitu :

1. Iklim

Perlu penyinaran matahari penuh selama pertumbuhan tanaman melon. Pada kelembaban yang tinggi tanaman melon mudah diserang penyakit. Suhu optimal antara 25-300C. Angin yang bertiup cukup keras dapat merusak pertanaman melon. Hujan terus menerus akan merugikan tanaman melon. Tumbuh baik pada ketinggian 300-900 m dpl.

2. Media Tanam

Tanah yang baik untuk melakukan budidaya melon organik dengan produk organik natural nusantara ialah tanah liat berpasir yang banyak mengandung bahan organik seperti andosol, latosol, regosol, dan grumosol, asalkan kekurangan dari sifat-sifat tanah tersebut dapat dimanipulasi dengan pengapuran, penambahan bahan organik, maupun pemupukan dengan pupuk organik cair nasa. Tanaman melon tidak menyukai tanah yang terlalu basah, pH tanah 5,8-7,2.

1 2 3 4
Share.

Leave A Reply