Budidaya Tembakau

0

Panduan dan Cara Budidaya Tembakau Berkualitas dengan Produk Organik Natural Nusantara

Tembakau adalah salah satu tanaman komoditi yang sangat banyak dibudidayakan oleh petani khususnya di daerah dataran rendah dengan ketinggian antara 200-3.000 meter dpl. Tembakau sangat cocok ditanam di daerah dengan curah hujan rata-rata 2000 mm/tahun dengan suhu udara antara 21-32 derajat celcius.

Bukan rahasia lagi bahwa tembakau adalah tanaman yang diambil daunnya untuk dibuat sebagai bahan baku rokok, obat, maupun bahan-bahan lain. Permintaan akan tembakau sangatlah tinggi, bahkan permintaan setiap tahunnya mengalami peningkatan yang drastis. Bila dicermati, ini bisa jadi peluang usaha untuk kita dalam mencoba untuk Berbudidaya Tembakau Dengan Produk Pertanian Organik Natural Nusantara bersama Agro Cafeweb sebagai Distributor Resmi Natural Nusantara.

Pada Panduan Budidaya pertanian sebelumnya sudah kita bahas bersama tentang Cara dan Panduan Budidaya Semangka yang kami sangat harapkan bisa menjadi pedoman dan pengetahuan untuk menambah wawasan para petani yang sedang bergelut dalam Budidaya hasil pertanian.

Panduan Sukses Budidaya Tembakau Secara Organik Menggunakan Produk Natural Nusantara

Syarat Tumbuh Tembakau Tanaman tembakau, curah hujan rata-rata 2000 mm/tahun, Suhu udara yang cocok antara 21-32 derajat C, pH antara 5-6. Tanah gembur, remah, mudah mengikat air, memiliki tata air dan udara yang baik sehingga dapat meningkatkan drainase, ketinggian antara 200-3.000 m dpl. Pembibitan Tembakau Untuk Budidaya

  • Jumlah benih ± 8-10 gram/ha, tergantung jarak tanam.
  • Biji utuh, tidak terserang penyakit dan tidak keriput.
  • Media semai = campuran tanah (50%) + pupuk kandang matang yang telah dicampur dengan Natural GLIO (50%).
  • Dosis pupuk untuk setiap meter persegi media semai adalah 70 gram DS dan 35 gram ZA dan isikan pada polybag.
  • Bedeng persemaian diberi naungan berupa daun-daunan, tinggi atap 1 m sisi Timur dan 60 cm sisi Barat.
  • Benih direndam dalam POC NASA 5 cc per gelas air hangat selama 1-2 jam lalu dikeringanginkan.
  • Kecambahkan pada baki/tampah yang diberi alas kertas merang atau kain yang dibasahi hingga agak lembab. Tiga hari kemudian benih sudah menampakkan akarnya yang ditandai dengan bintik putih. Pada stadium ini benih baru dapat disemaikan.
  • Siram media semai sampai agak basah/lembab, masukan benih pada lubang sedalam 0,5 cm dan tutup tanah tipis-tipis.
  • Semprot POC NASA (2-3 tutup/tangki) selama pembibitan berumur 30 dan 45 hari.
  • Bibit sudah dapat dipindahtanamkan ke kebun apabila berumur 35-55 hari setelah semai.

PENGOLAHAN MEDIA TANAM TEMBAKAU BERKUALITAS

  • Lahan disebari pupuk kandang dosis 10-20 ton/ha lalu dibajak dan dibiarkan ± 1 minggu.
  • Buat bedengan lebar 40 cm dan tinggi 40 cm. Jarak antar bedeng 90-100 cm dengan arah membujur antara timur dan barat.
  • Lakukan pengapuran jika tanah masam. Siram SUPERNASA dengan dosis : 10 – 15 botol/ha.
Alternatif 1 Satu botol SUPER NASA diencerkan dalam 3 liter air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 50 lt air diberi 200 cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan.
Alternatif 2 setiap 1 gembor vol 10 lt diberi 1 peres sendok makan SUPER NASA untuk menyiram + 10 meter bedengan.
  • Sebarkan Natural GLIO 1-2 sachet dicampur pupuk kandang matang 25-50 kg secara merata ke bedengan.

1 2 3
Share.

Leave A Reply