Pemupukan dan Perawatan Lanjutan Buah Naga

0

Tehnik Pemupukan dan Perawatan Lanjutan Pada Budidaya Buah Naga

Melanjutkan pada informasi Budidaya Buah Naga Organik Natural Nusantara yang pada pembahasan sebelumnya sudah kami sampaikan tentang Perawatan Tanaman Budidaya Buah Naga yang disana sudah kami jelaskan tentang sistem perawatan yang tepat untuk melakukan Budidaya Buah Naga Organik dengan Produk-produk Organik Natural Nusantara seperti penggunaan Pupuk Organik Cair maupun Pupuk organik padat dan penggunaan Pestisida Organik dari Natural Nusantara.

Nah pada kesempatan kali ini kami dari Agro Cafeweb Distributor Produk Natural Nusantara akan memberikan Informasi secara lengkap dan jelas tentang Tehnik Pemupukan dan Perawatan Lanjutan pada Budidaya Buah Naga dengan tepat dan sesuai dengan sistem Pertanian Modern dengan menggunakan Pupuk dan Pestisida Organik dari Natural Nusantara.

Pemupukan Pada Tanaman Budidaya Buah Naga

Meskipun tanah telah yang kita pakai untuk Budidaya Buah Naga telah menyediakan unsur hara, akan tetapi ketersediaan haranya tidak mencukupi untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman budidaya selanjutnya. Oleh karena itu, perlu diberi pupuk susulan atau pupuk tambahan.

Untuk pemupukan susulan bisa menggunakan Pupuk organik Nasa yang berupa POC Nasa + SUPERNASA + Hormonik yang di campurkan dengan 50 % pupuk kimia yang biasa di pakai.

Apabila tanaman sudah berbuah ditambahkan Power Nutrition supaya berbuah di luar musim serta menjaga kualitas buah naga tersebut. Frekuensi pemberian pupuk dilakukan sedikitnya dua bulan sekali. Untuk pengendalian hama bisa menggunaka Pestisida Organik Nasa yang berupa Pestona, BVR, Aero-810. Lakukan penyemprotan 15 hari sekali.

Pemangkasan Tanaman Buah Naga

Pemangkasan tanaman bertujuan untuk memperoleh bentuk yang baik sehingga menunjang pertumbuhan yang baik. Selain itu, pemangkasan juga bertujuan untuk membuang bagian tanaman yang tidak produktif seperti cabang yang kerdil atau kurus.

Batang atau cabang yang tidak produktif akan menghambat pembentukan tunas baru dan buah karena berkompetisi dengan batang produktif dalam memperoleh hara.

Seleksi bunga dan buah

  • Tanaman yang sudah mulai berbungan ditandai dengan munculnya bunga pada cabang produktif.
  • Biasanya akan muncul lebih dari satu bunga.
  • Seleksi bunga dilakukan saat bunga masih kecil, sehingga nutrisi tidak digunakan untuk perkembangan bunga yang dibuang.
  • Pilih 5-6  bunga yang paling besar, sehat, berwarna cerah, dan segar pada setiap cabang produktif dengan jarak antar bunga kurang lebih 30 cm.

Sanitasi Kebun

Sanitasi kebun merupakan kegiatan membersihkan kebun dari gulma atau tumbuhan pengganggu, batang atau cabang bekas pangkasan, serta perawatan saluran irigasi agar tidak menimbulkan genangan air saat musim hujan.

Tujuan dari Sanitasi  tersebut adalah untuk mencegah penyebaran hama penyakit, menjaga kelembaban areal pertanaman, dan pengurangi perebutan unsur hara antara tanaman buah naga dengan gulma.

Batang atau cabang bekas pangkasan segera dikumpulkan dan dimusnahkan saat melaukan pemangkasan. Pengendalian gulma dilakukan dengan melakukan penyiangan rutin. Pencangkulan di sekitar titik tanam dilakukan dengan hari-hati agar tidak merusak perakaran tanaman buah naga.

Nah itulah Cara yang tepat dalam Pemupukan dan Perawatan Lanjutan untuk Budidaya Buah Naga Semoga Bisa Bermanfaat

Share.

Leave A Reply