Tehnik Budidaya Tomat

0

Cara Budidaya Tomat Organik Natural Nusantara

Agro Cafeweb selaku Distribusi Produk Organik PT NASA (Natural Nusantara) mengajak para Petani untuk melakukan perubahan dalam hal pengolahan lahan dan Tehnik Budidaya dan dengan Tehnik Budidaya Tanaman Pertanian Organik dan Modern yang benar maka diharapkan Bisa Meningkatkan Produktifitas Hasil Pertanian yang nantinya akan memberikan keuntungan berlipat kepada para petani.

Pada kesempatan kami ini Agro Cafeweb akan mengajak para petani untuk melakukan Budidaya Tomat Organik ala Nasa dengan sistem dan tehnik yang tepat guna dengan Analisa Budidaya Tomat yang Benar dan memanfaatkan produk produk organik yang tersedia dengan lengkap di PT NASA dan bisa di beli langsung melalui Distributor atau Agen Resmi seperti Agro Cafeweb.

MELAKUKAN BUDIDAYA TOMAT ORGANIK UNTUK HASIL YANG BERLIMPAH BERSAMA AGRO CAFEWEB DENGAN PRODUK NATURAL NUSANTARA

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam pada kisaran suhu 20-27oC dengan curah hujan sekitar 750-1250 mg per tahun. Secara umum tomat dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 0-1500 m dpl. Tomat sangat cocok untuk Budidaya Organik Natural Nusantara.

Dewasa ini terdapat lebih dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang hanya cocok di dataran tinggi seperti berlian, mutiara dan kada. Ada yang cocok di dataran rendah seperti varietas intan, ratna dan CLN. Ada juga yang bisa ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, seperti GH2 dan GH4.

Tomat adalah komoditas hortikultura yang penting, tetapi produksinya baik kuantitas dan kualitas masih rendah. Hal ini disebabkan antara lain tanah yang keras, miskin unsur hara mikro serta hormon, pemupukan tidak berimbang, serangan hama dan penyakit, pengaruh cuaca dan iklim, serta teknis budidaya petani. Agro Cafeweb sebagai Distributor Resmi PT. Natural Nusantara berupaya membantu petani dalam peningkatan produksi tomat secara Kuantitas dan Kualitas dengan tetap memelihara Kelestarian lingkungan (Aspek K-3), agar petani dapat berkompetisi di era perdagangan bebas dengan sistem dan tehnik Budidaya Tomat Organik Natural Nusantara.

Cara Berbudidaya Tomat Organik Untuk Hasil Yang Maksimal

Buah_Tomat_hasil_budidaya_agro_cafeweb_bwtge0Untuk melakukan Budidaya Tomat Organik kita harus memperhatikan beberapa faktor yang sangat penting agar nantinya kita bisa menanam Tomat dengan baik dan akan meperoleh hasil panen yang memuaskan dan mendapat penghasilan yang baik.

Disini kami dari Agro Cafeweb akan menjelaskan secara detail dan sistematis dan kami kelompokkan berdasarkan Fase sehingga bisa diterpakan oleh para petani kita dengan mudah sebab akan kami jelaskan mulai awal hingga akhir tahap demi tahap.

FASE PRA TANAM BUDIDAYA TOMAT ORGANIK NATURAL NUSANTARA

Beberapa Tehnik dan Tahapan dalam Fase Pra Tanam dalam Berbudidaya Tomat Organik Natural Nusantara diantaranya :

Syarat Tumbuh Tanaman Tomat Organik Natural Nusantara

  • Tomat dapat ditanam di dataran rendah/dataran tinggi.
  • Tanahnya gembur, porus dan subur, tanah liat yang sedikit mengandung pasir dan pH antara 5 – 6.
  • Curah hujan 750-1250 mm/tahun, curah hujan yang tinggi dapat menghambat persarian.
  • Kelembaban relatif yang tinggi sekitar 25% akan merangsang pertumbuhan tanaman yang masih muda karena asimilasi CO2 menjadi lebih baik melalui stomata yang membuka lebih banyak, tetapi juga akan merangsang mikroorganisme pengganggu tanaman dan ini berbahaya bagi tanaman.

Pola Tanam Tomat Organik Natural Nusantara

  • Tanaman yang dianjurkan adalah jagung, padi, sorghum, kubis dan kacang-kacangan.
  • Dianjurkan tanam sistem tumpang sari atau tanaman sela untuk memberikan keadaan yang kurang disukai oleh organisme jasad pengganggu.

Penyiapan Lahan Tanaman Tomat untuk Budidaya Tomat Organik Natural Nusantara

  • Pilih lahan gembur dan subur yang sebelumnya tidak ditanami tomat, cabai, terong, tembakau dan kentang .
  • Untuk mengurangi nematoda dalam tanah genangilah tanah dengan air selama dua minggu
  • Bila pH rendah berikanlah kapur dolomite 150 kg/1000 m2 dan disebar serta diaduk rata pada umur 2-3 minggu sebelum tanam
  • Buatlah bedengan selebar 120-160 cm untuk barisan ganda dan 40-50 cm untuk barisan tunggal
  • Buatlah parit selebar 20-30 cm diantara bedengan dengan kedalaman 30 cm untuk pembuangan air.
  • Berikan pupuk dasar 4 kg Urea /ZA + 7,5 kg TSP + 4 kg KCl per 1000 m2 diatas bedengan, aduk dan ratakan dengan tanah
  • Atau jika pakai Pupuk Majemuk NPK (15-15-15) dosis ± 20 kg / 1000 m2 dicampur rata dengan tanah di atas bedengan.
  • Siramkan pupuk POC NASA yang telah dicampur air secara merata diatas bedengan dosis 1-2 botol/1000 m2. Hasil akan lebih bagus jika diganti SUPER NASA (dosis ± 1-2 botol/1000 m2 ) dengan cara :

Alternatif 1 : Satu botol SUPERNASA diencerkan dalam 3 liter air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 50 lt air diberi 200 cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan.

Alternatif 2 : setiap 1 gembor volume 10 lt diberi 1 sendok peres makan SUPERNASA untuk menyiram + 10 meter bedengan.

  • Sebarkan Natural GLIO 1-2 sachet yang telah dicampur pupuk kandang (+ 1 minggu) merata di atas bedengan pada sore hari
  • Jika pakai Mulsa plastik, tutup bedengan pada siang hari
    Biarkan selama 5-7 hari sebelum tanam
  • Buat lubang tanam dengan jarak 60 x 80 cm atau 60 x 50 cm di atas bedengan, diameter 7-8 cm sedalam 15 cm

Pemilihan Bibit untuk Budidaya Tomat Organik Natural Nusantara

  • Pilih varietas tahan dan jenis Hybryda ( F1 Hybryd ).
    Bibit berdaun 5-6 helai daun (25-30 HSS=hari setelah semai) pindahkan ke lapangan.
  • Untuk mengurangi stress awal pertumbuhan perlu disiram dulu pada sore sehari sebelum tanam atau pagi harinya (agar lembab).
1 2 3
Share.

Leave A Reply